Minggu, 10 Oktober 2010

Uang, Uang, dan Uang... "It's All about The Money"

Uang, uang, dan uang..
itulah hal yg paling di butuhkan dan dicari diseluruh belahan dunia ini.
tanpa uang kita tidak akan bisa berbuat apa-apa, tidak bisa makan, bersekolah, kuliah, bepergian jauh, memenuhi semua kebutuhan, dan lain sebagainya.
memang benar, dijaman sekarang ini uang sangatlah berharga. bahkan tanpa kita sadari pun sebenarnya semenjak dalam kandungan pun kita telah memakai/menggunakan uang (contohnya membeli susu untuk wanita hamil, pakaian bayi, dan biaya persalinan). nah..! bukannya ini adalah sebuah contoh kecil yg nyata bahwa uang telah kita gunakan semenjak kita masih didalam kandungan..?

dari kecil sampai besar, kita pasti membutuhkan dan menggunakan uang. dari bayi sampai yg lansia. Ketergantungan kita akan uang sangat amat tidak bisa diredam, saking tergantungnya membuat kita terkadang salah jalan untuk menggapainya.

Tapi coba kita lihat kembali ke zaman dahulu dimana uang belum digunakan, dimana nenek moyang kita tanpa uang pun mereka mampu bertahan hidup dan berkembang biak.
Alam mampu memberi makan mereka, menyiapkan semua kebutuhan mereka, menjadi rumah buat mereka dan pelindung buat mereka.
sampai akhirnya kita merusak alam tersebut.

itu hanyalah gambaran sekilas yg membuktikan bahwa sebenarnya manusia dapat hidup tanpa menggunkan uang, jika Alam yg menjadi bahan pokok kita tidak dirusak.

balik kembali ke masalah Uang...

Kita tau bahwa tingkat kejahatan di negara ini cukup banyak, Mulai dari, pencurian berskala kecil (Maling ayam dan lain2) sampai ke skala yg lebih besar (Korupsi, kolusi, dan nepotisme). bahkan sekarang ada yg lebih parah lagi, Perampokan yg berujung di kematian dan lain2 sebagainya.

Harusnya dalam hal ini, kita bisa mencari solusi dari masalah tersebut, tapi itulah "UANG"...!!!!
uang adalah segalanya, Ibarat pohon, uang adalah akar yg membuat pohon tersebut tumbuh.
uang membuat kita tidak akan pernah puas, semakin banyak uang yg kita dapat maka semakin banyak pula kebutuhan yg akan kita perlukan. dan hal ini akan berlanjut sampai terus menerus.

oleh sebab itu, kalau bisa jangan jadikan "UANG" sebagai segala-galanya..
bagi setiap orang yg beragama, uang bukan segala-galanya, UANG tidak akan membeli tiket ke surga justru akan menyiapkan tiket keneraka dengan mudah tanpa boking dan embel-embel lainya.

oleh karena itu,
saya tidak akan menghimbau, agar kita melupakan uang. Uang memang penting, dan kita tidak akan pernah bisa menyangkalinya.
Tapi sebagai manusia yg bijak, hendaklah di gunakan akal budi, dan pemikiran yg baik. jadikan uang itu untuk kebaikan, maka kita akan mendapatkan uang dengan jalan yg baik. dengan kata lain, tanamkanlah rasa puas dengan apa yg ada padamu, dan syukurilah apapun yg kamu miliki.
dan jangan pernah menjadi manusia yg serakah dan mengataskan uang sebagai tiang pokok penyanggah kehidupan.karena kalau kita menjadikan uang segala-galanya, maka hal yg buruk bisa jadi jalan alternatif yg akan kita tempuh untuk mendapatkannya, maka....???? jawabannya ada di dalam diri kita masing-masing.


Be content with what you have many or at least it is, and always grateful for everything you have. (by. Rembrand Warmetan, 2010)

Sabtu, 09 Oktober 2010

"SEMUA KARENA KITA, OLEH KITA, DAN UNTUK KITA".

Jika kita melihat, dan memikirkan kenapa hal ini atau kenapa hal itu atau kenapa hal buruk ini terjadi dalam kehidupan kita...?? maka seharusnya kita tidak perlu mencari jawabannya keliling dunia, atau lebih parahnya menyalahkan seseorang dan lain sebagainya.


Jika sukses belum menghampiri Kita, membuat kita merasa sebagai orang yg selalu gagal dan lain halnya yg berakhir membuat kita berpikir hal-hal yg negatif atau lebih parah menjadi stress dan putus asa.


Sebenarnya semua itu tidak perlu di lakukan, tidak perlu stress, tidak perlu depresi, dan sangat amat tidak perlu putus asa. yg harus kita lakukan adalah.:
di saat kita gagal, atau belum beruntung..
duduklah sejenak, tenangkan pikiran, tarik nafas yg dalam-dalam...
kosongkan pikiran kita sejenak, tutup mata, lalu putar ulang semua kejadian yg telah terjadi inci demi inci, detik demi detik, dan menit demi menit. lalu lihatlah letak kesalahan yg telah kita lakukan itu dimana.
karena setiap gerakan, tindakan, dan perbuatan kita di setiap detik itu sangat berpengaruh terhadapa beberapa jam kemudian.


Ingat, setiap perbuatan ada konsekuensinya. dan setiap perkataan ada pertanggung jawabannya.
Tuhan Memberi kita kebebasan untuk bertindak, berpikir, dan berbicara. bahkan Ia memberikan kita pilihan, Pilihan yg bisa membuat Ia kehilangan kita jika kita memilih mengikuti Setan/Iblis.


Oleh karena itu, sebenarnya segala sesuatu yg terjadi dibawah kolong langit ini terjadi karena Kita.
Dia tidak pernah menghendaki sesuatu yg buruk terjadi dalam hidup kita, Tuhan dari agama manapun pasti tidaklah menghendaki hal yg demikian. tapi semua itu adalah pilihan kita.
Kita berbuat, Kita yg bertanggung jawab.!!!


"SEMUA KARENA KITA, OLEH KITA, DAN UNTUK KITA".
 Think about it Guys..!!!!